Tips Melihat Embun Es di Dieng, Momen Langka yang Wajib Masuk Bucket List - TheGeGe
Home About Us
  • Order Online
  • NEWS Testimoni
    The Gege > Hot News > Wisata & Healing
    tips-melihat-embun-es-di-dieng-momen-langka-yang-wajib-masuk-bucket-list
    26 July 2026
    10 kali dilihat

    Tips Melihat Embun Es di Dieng, Momen Langka yang Wajib Masuk Bucket List

    Dataran Tinggi Dieng selalu memiliki daya tarik yang berbeda di setiap musim. Jika saat musim hujan kawasan ini memanjakan wisatawan dengan hamparan hijau dan kabut yang dramatis, maka saat musim kemarau Dieng menghadirkan fenomena alam yang sangat dinanti, yaitu embun es atau yang dikenal masyarakat sebagai embun upas.

    Fenomena ini membuat rerumputan, dedaunan, hingga area sekitar candi tampak diselimuti kristal-kristal es tipis. Pemandangan tersebut sering membuat wisatawan merasa seolah sedang berada di negara empat musim, padahal lokasinya berada di Jawa Tengah.

    Agar pengalaman berburu embun es semakin maksimal, berikut beberapa tips yang bisa Anda lakukan.

    1. Datang Saat Musim Kemarau

    Waktu terbaik untuk melihat embun es di Dieng adalah selama musim kemarau, terutama pada Juni hingga Agustus. Pada periode ini, langit cenderung cerah sehingga panas bumi lebih mudah terlepas ke atmosfer pada malam hari. Akibatnya, suhu permukaan dapat turun hingga mencapai titik beku dan memicu terbentuknya embun es. Fenomena ini merupakan kejadian alam yang rutin terjadi di Dieng setiap musim kemarau.

    Namun perlu diingat, embun es merupakan fenomena alami sehingga kemunculannya tidak dapat dipastikan setiap hari. Kondisi cuaca sangat menentukan apakah embun beku akan muncul atau tidak.

    2. Berangkat Sebelum Matahari Terbit

    Jika ingin menyaksikan embun es dalam kondisi terbaik, usahakan sudah berada di lokasi sekitar pukul 05.00 hingga 06.00 WIB. Setelah matahari mulai meninggi, kristal es akan perlahan mencair.

    Banyak wisatawan memilih berangkat sejak dini hari agar tidak kehilangan momen terbaik sekaligus dapat menikmati panorama matahari terbit di Dieng.

    3. Pilih Lokasi yang Tepat

    Ada beberapa lokasi favorit untuk berburu embun es, di antaranya:

    • Kompleks Candi Arjuna

    • Padang rumput sekitar Dieng Kulon

    • Area terbuka di sekitar Telaga Warna

    • Beberapa perkebunan warga (dengan tetap menghormati area pribadi)

    Kompleks Candi Arjuna menjadi lokasi yang paling populer karena hamparan rumputnya sering tertutup embun beku sehingga menghasilkan pemandangan yang sangat fotogenik.

    4. Gunakan Pakaian Hangat Berlapis

    Suhu udara dini hari di Dieng bisa turun hingga mendekati nol derajat Celsius, bahkan suhu permukaan rumput dapat berada di bawah titik beku ketika embun upas muncul. BMKG mengingatkan bahwa angka minus yang sering diberitakan umumnya merupakan suhu permukaan rumput, bukan suhu udara.

    Karena itu, gunakan perlengkapan seperti:

    • Jaket tebal

    • Sweater atau thermal wear

    • Sarung tangan

    • Kupluk

    • Kaus kaki tebal

    • Sepatu tertutup

    Dengan perlengkapan yang memadai, Anda bisa menikmati suasana tanpa terganggu udara dingin yang menusuk.

    5. Pantau Informasi Cuaca

    Sebelum berangkat, cari informasi terbaru mengenai kondisi cuaca dan kemungkinan munculnya embun es. Pada musim kemarau yang lebih kering, peluang terbentuknya embun upas biasanya meningkat. BMKG bahkan menyebut musim kemarau yang lebih kering berpotensi membuat fenomena ini lebih sering terjadi dibanding tahun-tahun sebelumnya.

    Mengikuti informasi dari pengelola wisata maupun masyarakat lokal juga dapat membantu menentukan waktu kunjungan yang tepat.

    6. Siapkan Kamera atau Smartphone

    Keindahan embun es sayang jika dilewatkan begitu saja. Cahaya matahari pagi yang menyinari kristal-kristal es menciptakan efek berkilau yang sangat indah untuk diabadikan.

    Jika menggunakan kamera, bawalah baterai cadangan karena suhu dingin dapat membuat daya baterai lebih cepat berkurang.

    7. Tetap Jaga Alam Dieng

    Fenomena embun es merupakan salah satu kekayaan alam yang harus dijaga bersama. Saat berburu foto, hindari menginjak tanaman, memetik bunga, atau merusak area rerumputan yang tertutup embun.

    Selain menjaga kelestarian alam, sikap tertib juga membuat pengalaman wisata menjadi lebih nyaman bagi semua pengunjung.

    Kenapa Embun Es di Dieng Bisa Terjadi?

    Banyak orang mengira Dieng mengalami salju. Padahal, fenomena yang terjadi adalah embun beku (frost).

    Saat malam hari di musim kemarau, langit yang cerah membuat panas dari permukaan bumi terlepas dengan cepat. Suhu permukaan rumput kemudian turun hingga di bawah 0°C sehingga uap air langsung membentuk kristal es di daun dan rumput. Karena bentuknya menyerupai salju, fenomena ini sering disebut embun es atau embun upas.

    Nikmati Liburan yang Lebih Berkesan

    Melihat embun es di Dieng bukan sekadar berburu fenomena alam, tetapi juga menikmati suasana pegunungan yang tenang, udara yang segar, serta keindahan budaya dan sejarah kawasan Dieng. Dengan persiapan yang matang, perjalanan Anda akan terasa lebih nyaman dan penuh pengalaman tak terlupakan.

    Setelah puas menikmati keindahan alam Dieng, jangan lewatkan kesempatan untuk bersantai dan menghabiskan waktu bersama keluarga maupun sahabat di The Gege Fun and Play. Tempat ini menawarkan suasana yang nyaman dengan beragam pilihan kuliner dan area bermain yang cocok untuk segala usia. Baik untuk beristirahat setelah perjalanan maupun menjadi destinasi berkumpul yang menyenangkan, The Gege Fun and Play siap melengkapi momen liburan Anda dengan pengalaman yang hangat, seru, dan penuh kebersamaan.


    Sponsor
    Les Renang Hanya Rp 65 rb/ Sesi
    Les Renang Hanya Rp 65 rb/ Sesi

    Libur Sekolah saatnya Les Renang di Gege Play. Hanya Rp 65 r...

    Kunjungi
    Chat via WhatsApp